17:08 WIB - Polres Rohil Laksanakan Olah raga Bersama Dalam Rangka Family Gathering Bersama Bhayangkari 16:41 WIB - Tim Sepeda Santai Polres Inhu Salurkan Bantuan Sembako Korban Banjir di Desa Kampung Pulau Seberang 16:34 WIB - Warga Tembilahan Hulu Dikejutkan oleh Angin Puting Beliung 16:21 WIB - Angin Basar Terbangkan Atap Rumah Warga Inhil 20:16 WIB - Karena Kesal Pemuda Ini Tusuk Teman Sekerjanya 20:11 WIB - Polres Kampar Adakan Wirid Pengajian Bagi Personelnya
 
Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
Reskrim Sus | Jumat, 19-10-2018 - 17:43:49 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  •  

    tribratanewsriau.com. Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2018 tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, aktivitas PETI berkurang sekitar 60 persen.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com melalui wartawannya Ratna Sari Dewi bahwa Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman mengatakan, bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Riau dan Kepolisian akan terus berkomitmen dan berupaya keras untuk menekan pengurangan aktivitas PETI yang terjadi di Riau.
    "Penurunan angka aktivitas PETI adalah bentuk keseriusan dari pemerintah dan kepolisian. Khususnya Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu yang sebelumnya marak terjadi penambangan ilegal. Alhamdulillah, saat ini sudah berkurang," katanya dalam diskusi bersama Komnasham RI di Kantor Gubernur Riau, Jumat (19/10/2018).
     
    Meskipun berkurang, lanjut Indra, pemerintah dan kepolisian mengaku masih akan terus mengawasi aktivitas PETI ini karena dampak yang dihasilkan penambangan ilegal ini tidak main-main. 

    "Penambangan ilegal itu dampaknya luas sekali. Lingkungan dan masyarakat sekitar lah yang paling dirugikan. Karena itu, tindakan pencegahan dan antisipasi akan terus dilakukan. Kami juga secara terbuka menerima pengaduan dari masyarakat apa bila terdapat aktivitas yang mencurigakan," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Dukungan Penegakan Hak Asasi Manusia, Johan Effendi mengapresiasi  keberhasilan Riau dalam menanggulangi aktivitas PETI. Ia menjelaskan, Komnasham secara terbuka akan terus mendukung tindakan-tindakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penambangan emas tanpa izin.

    "Komnasham datang dalam rangka berdiskusi dengan Pemprov, bagaimana penanggulangan lanjutan aktivitas PETI. Karena Riau itu terkenal akan kekayaan sumber daya mineralnya, jangan sampai penambangan ilegal dibiarkan. Kita akan mendukung penuh tindakan Pemprov ini," tukas Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Polres Rohil Laksanakan Olah raga Bersama Dalam Rangka Family Gathering Bersama Bhayangkari
  • Humaniora
    Tim Sepeda Santai Polres Inhu Salurkan Bantuan Sembako Korban Banjir di Desa Kampung Pulau Seberang
  • Humaniora
    Warga Tembilahan Hulu Dikejutkan oleh Angin Puting Beliung
  • Humaniora
    Angin Basar Terbangkan Atap Rumah Warga Inhil
  • Reskrim Um
    Karena Kesal Pemuda Ini Tusuk Teman Sekerjanya
  • Binmas
    Polres Kampar Adakan Wirid Pengajian Bagi Personelnya
  • Reskrim Um
    Berdalih Menangkap Orang Pacaran, Pemuda Ini Malah Memperkosa Pelajar Ini
  • Res Narkoba
    Edar Shabu, Dua Pria Ini Ditangkap Polisi
  • Reskrim Um
    Gelar Judi Qiu Qiu, Empat Pemuda Kerumutan Ditangkap Polisi
  • BinKam
    Satpol PP Pelelawan Razia Tempat Karaoke Di Sorek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 18-November-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk