18:07 WIB - Uang Hasil Mengemis Digunakan Untuk Beli Narkoba, Pengemis Di Dumai Diamankan Polisi 16:59 WIB - Dalam Waktu Dekat Polres Bengkalis Akan Gelar Operasi Zebra 19:44 WIB - Tum Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Kunjungi Pasutri Lanjut Usia 19:07 WIB - Duel Berujung Maut, Pelaku Diamankan Polsek Tapung 17:43 WIB - Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun 17:42 WIB - Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara, Capella Honda Riau Kunjungi Siswa SMKN 1 Bangko
 
OTT Saber Pungli Di BPN Siak, Kasubsi Dan Stafnya Diamankan
Reskrim Sus | Jumat, 27-07-2018 - 20:08:46 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • OTT Saber Pungli Di BPN Siak, Kasubsi Dan Stafnya Diamankan
  •  

    tribratanewsriau.com. Kepolisian Daerah Riau membenarkan telah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak.  Sebelumnya, publik banyak membicarakan tentang OTT tersebut.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita MJnews com melalui tulisan wartawannya Imam prihadiyoko menuliskan bahwa Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Kamis (26/7/2018) malam, menjelaskan, OTT yang melibatkan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tersebut dilakukan pada Rabu (25/7/2018) sore.

    “Dua terduga pelaku diamankan dari operasi tersebut,” katanya. Kedua terduga pelaku yang masih menjalani pemeriksaan tersebut,  merupakan seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) dan honorer. Terduga yang seluruhnya wanita itu berinisial SD alias DI (33) dan IR (37).

    Sunarto menuturkan, OTT itu dilakukan tim Saber Pungli di Kantor BPN, tepatnya di komplek perkantoran Pemda Sungai Betung, Kabupaten Siak.

    Operasi berawal ketika Tim Saber Pungli yang dipimpin Kombes Sumadi mendatangi Polres Siak pada hari kejadian berlangsung. Tim kemudian mendatangi kantor BPN Siak untuk melakukan penggeledahan.

    Dengan berbekal surat perintah tugas, tim menggeledah ruangan Seksi Hukum Pertanahan. Di ruang tersebut, ditemukan uang senilai Rp 2,9 juta yang belakangan dijadikan salah satu barang bukti.

    Uang tersebut diduga untuk memperlancar proses peralihan hak serta pengurusan tanah. Dari pemeriksaan sementara, Sunarto menyebut,  kedua terduga pelaku memiliki peran masing-masing untuk merumuskan besaran pungli dalam mengurus surat peralihan hak serta penerima uang dari korban.

    “SD diduga berperan sebagai penerima uang, kemudian YH alias IR diduga sebagai perumus besaran pungli,” tuturnya. Dari OTT tersebut, selain menyita Rp 2,9 juta sebagai barang bukti, petugas juga menyita dokumen catatan masyarakat yang melakukan pengurusan tanah, rekaman kamera pengintai CCTV, arsip pengurusan tanah dan dua unit ponsel.

    Kasus ini sendiri masih terus didalami kepolisian. Meski begitu, keduanya terancam Pasal 12 Huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Uang Hasil Mengemis Digunakan Untuk Beli Narkoba, Pengemis Di Dumai Diamankan Polisi
  • Lantas
    Dalam Waktu Dekat Polres Bengkalis Akan Gelar Operasi Zebra
  • Humaniora
    Tum Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Kunjungi Pasutri Lanjut Usia
  • Reskrim
    Duel Berujung Maut, Pelaku Diamankan Polsek Tapung
  • Reskrim Sus
    Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  • Lantas
    Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara, Capella Honda Riau Kunjungi Siswa SMKN 1 Bangko
  • Binmas
    Tim Jumat Peduli Sambangi Warga Yang Menderita Tumor
  • BinKam
    Biro SDM Polda Riau Lakukan Sosialisasi Penerimaan CPNS Polri Tahun 2018 Di RRI Pekanbaru
  • BinKam
    Karo Ops Polda Riau Pimpin Penutupan Latihan Operasi Zebra Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Kapolsek SKP dan Tim Jumat Barokah Kunjungi Warga Kurang Mampu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 20-Oktober-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk