18:07 WIB - Uang Hasil Mengemis Digunakan Untuk Beli Narkoba, Pengemis Di Dumai Diamankan Polisi 16:59 WIB - Dalam Waktu Dekat Polres Bengkalis Akan Gelar Operasi Zebra 19:44 WIB - Tum Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Kunjungi Pasutri Lanjut Usia 19:07 WIB - Duel Berujung Maut, Pelaku Diamankan Polsek Tapung 17:43 WIB - Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun 17:42 WIB - Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara, Capella Honda Riau Kunjungi Siswa SMKN 1 Bangko
 
Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
Reskrim Sus | Kamis, 31-05-2018 - 10:56:25 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
  •  

    tribratanewsriau.com. Upaya penyelamatan yang dilakukan Polda Riau serta BBKSDA Riau berhasil mengamankan puluhan satwa liar dari tangan masyarakat, diantaranya adalah buaya sinyulong.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita bertuahpos com, Kabid Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, M Mahfud mengatakan, dari 5 ekor buaya sinyulong yang berhasil diamankan, 2 ekor diantaranya mati dalam perjalanan.

    Kematian 2 ekor buaya tersebut terjadi akibat ukurannya yang masih sangat kecil, sehingga kondisi fisiknya tidak kuat.

    "Kita juga berhasil mengamanakan 5 ekor buaya sinyulong, yang merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Namun karena masih berusia kecil, 2 ekor mati dalam perjalanan," kata Mahfud saat mendampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi melakukan konferensi pers di Ditreskrimsus siang tadi, Rabu 30 Mei 2018.

    Seperti diberitakan sbelumnya, dalam Operasi Tanaman dan Satwa Liar (TSL), Polda Riau serta BBKSDA telah berhasil mengamanakan sekitar 44 satwa dilindungi.

    "Yang berhasil kita amankan adalah rusa sambar 3 ekor, elang brontok 2 ekor, kucing hutan 1 ekor, beruang madu 2 ekor, owa 6 ekor, siamang 1 ekor, buaya sinyulong 5 ekor, kura-kura 4 ekor, labi-labi 5 ekor, kera ekor panjang 1 ekor, kukang 1 ekor, lutung kuning 1 ekor," papar Mahfud," katanya.

    Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian tidak melakukan tindakan hukum kepada setiap pemilik satwa dilindungi tersebut. 

    "Untuk kasus ini, karena ini adalah sel terakhir, pada orang yang memiliki dan beritikat baik, maka kita melakukan edukasi untuk memotivasi mengembalikan satwa-satwa liar ini kepada habitatnya melalui BKSDA," kata Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi.



     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Uang Hasil Mengemis Digunakan Untuk Beli Narkoba, Pengemis Di Dumai Diamankan Polisi
  • Lantas
    Dalam Waktu Dekat Polres Bengkalis Akan Gelar Operasi Zebra
  • Humaniora
    Tum Jumat Barokah Polresta Pekanbaru Kunjungi Pasutri Lanjut Usia
  • Reskrim
    Duel Berujung Maut, Pelaku Diamankan Polsek Tapung
  • Reskrim Sus
    Tahun 2018 Ini, Aktifitas Tambang Emas Ilegal Menurun
  • Lantas
    Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara, Capella Honda Riau Kunjungi Siswa SMKN 1 Bangko
  • Binmas
    Tim Jumat Peduli Sambangi Warga Yang Menderita Tumor
  • BinKam
    Biro SDM Polda Riau Lakukan Sosialisasi Penerimaan CPNS Polri Tahun 2018 Di RRI Pekanbaru
  • BinKam
    Karo Ops Polda Riau Pimpin Penutupan Latihan Operasi Zebra Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Kapolsek SKP dan Tim Jumat Barokah Kunjungi Warga Kurang Mampu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 20-Oktober-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk