13:23 WIB - Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018 12:51 WIB - Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat 12:41 WIB - BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar 11:45 WIB - Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam 11:20 WIB - Banjir Kepung Kota Pekanbaru 10:03 WIB - Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
 
Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
Reskrim Sus | Kamis, 31-05-2018 - 10:56:25 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
  •  

    tribratanewsriau.com. Upaya penyelamatan yang dilakukan Polda Riau serta BBKSDA Riau berhasil mengamankan puluhan satwa liar dari tangan masyarakat, diantaranya adalah buaya sinyulong.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita bertuahpos com, Kabid Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, M Mahfud mengatakan, dari 5 ekor buaya sinyulong yang berhasil diamankan, 2 ekor diantaranya mati dalam perjalanan.

    Kematian 2 ekor buaya tersebut terjadi akibat ukurannya yang masih sangat kecil, sehingga kondisi fisiknya tidak kuat.

    "Kita juga berhasil mengamanakan 5 ekor buaya sinyulong, yang merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Namun karena masih berusia kecil, 2 ekor mati dalam perjalanan," kata Mahfud saat mendampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi melakukan konferensi pers di Ditreskrimsus siang tadi, Rabu 30 Mei 2018.

    Seperti diberitakan sbelumnya, dalam Operasi Tanaman dan Satwa Liar (TSL), Polda Riau serta BBKSDA telah berhasil mengamanakan sekitar 44 satwa dilindungi.

    "Yang berhasil kita amankan adalah rusa sambar 3 ekor, elang brontok 2 ekor, kucing hutan 1 ekor, beruang madu 2 ekor, owa 6 ekor, siamang 1 ekor, buaya sinyulong 5 ekor, kura-kura 4 ekor, labi-labi 5 ekor, kera ekor panjang 1 ekor, kukang 1 ekor, lutung kuning 1 ekor," papar Mahfud," katanya.

    Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian tidak melakukan tindakan hukum kepada setiap pemilik satwa dilindungi tersebut. 

    "Untuk kasus ini, karena ini adalah sel terakhir, pada orang yang memiliki dan beritikat baik, maka kita melakukan edukasi untuk memotivasi mengembalikan satwa-satwa liar ini kepada habitatnya melalui BKSDA," kata Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi.



     
    Berita Lainnya :
  • Giat Ops
    Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat
  • Reskrim
    BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
  • Reskrim Um
    Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam
  • Mitra Polisi
    Banjir Kepung Kota Pekanbaru
  • BinKam
    Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
  • Nasional
    Polres Bengkalis Terima Penghargaan Predikat WBK dan WBBM
  • Lantas
    Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Rencana Kesiapan Operasi Lilin Muara Takus 2018
  • Giat Administrasi
    Bid Keu Polda Riau Lakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Kenaikan Tunkin Sesuai Pepres No.103 Th. 2018
  • Humaniora
    Sat PJR Ditlantas Polda Riau Kawal Sepeda Santai Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 11-Desember-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk