00:35 WIB - Wakapolda Riau Hadiri Silaturahmi Panglima TNI di Ponpes Nurul Huda 19:36 WIB - Kapolres Rokan Hulu Servis Perdana Dalam Turnamen Volly Kapolres Cup 2019 19:25 WIB - Satlantas Polresta Pekanbaru Menerapkan Sistem Pengalihan Arus Dalam Sekitaran Acara MRSF 18:42 WIB - Wakapolda Riau Dampingi Panglima TNI Tinjau Langsung Karhutla Di Kabupaten Bengkalis 15:13 WIB - Polsek Kemuning Laksanakan Kegiatan Kerja Bhakti Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional 15:02 WIB - Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Program DMIJ Plus
 
Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
Reskrim Sus | Kamis, 31-05-2018 - 10:56:25 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dalam Upaya Penyelamatan, Dua Anak Buaya Sinyulong Mati
  •  

    tribratanewsriau.com. Upaya penyelamatan yang dilakukan Polda Riau serta BBKSDA Riau berhasil mengamankan puluhan satwa liar dari tangan masyarakat, diantaranya adalah buaya sinyulong.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita bertuahpos com, Kabid Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, M Mahfud mengatakan, dari 5 ekor buaya sinyulong yang berhasil diamankan, 2 ekor diantaranya mati dalam perjalanan.

    Kematian 2 ekor buaya tersebut terjadi akibat ukurannya yang masih sangat kecil, sehingga kondisi fisiknya tidak kuat.

    "Kita juga berhasil mengamanakan 5 ekor buaya sinyulong, yang merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Namun karena masih berusia kecil, 2 ekor mati dalam perjalanan," kata Mahfud saat mendampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi melakukan konferensi pers di Ditreskrimsus siang tadi, Rabu 30 Mei 2018.

    Seperti diberitakan sbelumnya, dalam Operasi Tanaman dan Satwa Liar (TSL), Polda Riau serta BBKSDA telah berhasil mengamanakan sekitar 44 satwa dilindungi.

    "Yang berhasil kita amankan adalah rusa sambar 3 ekor, elang brontok 2 ekor, kucing hutan 1 ekor, beruang madu 2 ekor, owa 6 ekor, siamang 1 ekor, buaya sinyulong 5 ekor, kura-kura 4 ekor, labi-labi 5 ekor, kera ekor panjang 1 ekor, kukang 1 ekor, lutung kuning 1 ekor," papar Mahfud," katanya.

    Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian tidak melakukan tindakan hukum kepada setiap pemilik satwa dilindungi tersebut. 

    "Untuk kasus ini, karena ini adalah sel terakhir, pada orang yang memiliki dan beritikat baik, maka kita melakukan edukasi untuk memotivasi mengembalikan satwa-satwa liar ini kepada habitatnya melalui BKSDA," kata Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Wakapolda Riau Hadiri Silaturahmi Panglima TNI di Ponpes Nurul Huda
  • Humaniora
    Kapolres Rokan Hulu Servis Perdana Dalam Turnamen Volly Kapolres Cup 2019
  • Nasional
    Satlantas Polresta Pekanbaru Menerapkan Sistem Pengalihan Arus Dalam Sekitaran Acara MRSF
  • Nasional
    Wakapolda Riau Dampingi Panglima TNI Tinjau Langsung Karhutla Di Kabupaten Bengkalis
  • BinKam
    Polsek Kemuning Laksanakan Kegiatan Kerja Bhakti Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional
  • BinKam
    Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Program DMIJ Plus
  • BinKam
    Kapolres Inhil Hadiri Peresmian Puskesmas Di Simpang Gaung
  • BinKam
    Kapolres Inhil Bersama Forkopimda Kunjungi Peternakan Sapi
  • Humaniora
    Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri
  • Lantas
    Satlantas Pekanbaru “Mengudara” Himbau Generasi Muda Agar Tertib Berlalu Lintas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 24-Februari-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved