13:23 WIB - Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018 12:51 WIB - Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat 12:41 WIB - BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar 11:45 WIB - Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam 11:20 WIB - Banjir Kepung Kota Pekanbaru 10:03 WIB - Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
 
Terkait Joe Penta Travel, Ditreskrimsus Polda Riau Tunggu Analisa PPATK
Reskrim Sus | Senin, 23-04-2018 - 15:01:56 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Terkait Joe Penta Travel, Ditreskrimsus Polda Riau Tunggu Analisa PPATK
  •  

    tribratanewsriau.com. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, masih terus melakukan upaya penyelidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh travel umrah Joe Pentha Wisata (JPW).

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riaupost co, bahwa penyidik masih menunggu hasil analisa Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas transaksi keuangan di perusahaan jasa perjalanan wisata tersebut.
    ‘’Hasil analisanya masih kita tunggu dari PPATK,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau Kombes Pol Hadi Poerwanto, kepada wartawan, kemarin.

    Permintaan analisa dari penyidik telah dilayangkan ke PPATK beberapa waktu lalu guna mengetahui aliran dana dan transaksi keuangan perusahaan yang gagal memberangkatkan sekitar 800-an jamaah umrah tersebut.

    Sementara itu, selain menunggu analisa PPATK, penyidik juga memantau persidangan pidana awal yang menjerat Direktur Joe Pentha Wisata, M Yusuf Johansyah yang saat ini masih berlangsung.

    Memantau persidangan dilakukan guna mencari fakta baru yang terungkap dalam persidangan, termasuk kesaksian sejumlah saksi jamaah dan karyawan Joe Pentha Wisata. 
    ‘’Fakta di persidangan bisa saja jadi data baru bagi kita, tergantung hasilnya seperti apa,” ujarnya.

    Sampai saat ini lanjut mantan Wadirreskrimum Polda Sumsel itu, penyidik belum menaikkan status penyelidikan dugaan TPPU Joe Pentha Wisata. “Masih proses penyelidikan,” tegasnya.

    Selama proses penyelidikan diketahui jika adanya aliran dana ke luar negeri oleh pihak travel sejumlah tertentu. Aliran dana ini diduga sebagai salah satu modus TPPU yang dilakukannya.
    Diketahui, M Yusuf Johansyah saat ini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru setelah travel umrah yang ia jalankan gagal memberangkatkan lebih dari 700 calon jamaah.

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Riau menjerat terdakwa dengan Pasal 372 dan Pasal 378 tentang penggelapan dan penipuan.

    Dalam dakwaannya, JPU menyebut perbuatan JPW terjadi pada tahun 2014-2017 di mana Jo selaku pemilik dan pimpinan Joe Pentha Wisata tidak memberangkatkan ratusan calon jamaah sementara mereka telah menyetor uang sebesar Rp23 juta per orang.

    Terdakwa yang mulai kesulitan mengatur uang jamaah berusaha menutupi biaya perjalanan dengan tetap menerima pendaftaran. Uang pendaftaran calon jamaah baru itu kemudian digunakan terdakwa untuk memberangkatkan calon jamaah lain.(dal)




     
    Berita Lainnya :
  • Giat Ops
    Polres Inhu Gelar Rapat Internal Kesiapan Ops Lilin Muara Takus 2018
  • Humaniora
    Personil Polresta Pekanbaru Mendapatkan Reward Dari Tokoh Masyarakat
  • Reskrim
    BPOM Pekanbaru Bekerjasama Dengan Polda Riau Berhasil Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
  • Reskrim Um
    Banjir Di Kampar, Seorang Balita Tewas Tenggelam
  • Mitra Polisi
    Banjir Kepung Kota Pekanbaru
  • BinKam
    Pemberi Maupun Penerima Politik Uang Diancam dengan Sanksi Pidana
  • Nasional
    Polres Bengkalis Terima Penghargaan Predikat WBK dan WBBM
  • Lantas
    Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Rencana Kesiapan Operasi Lilin Muara Takus 2018
  • Giat Administrasi
    Bid Keu Polda Riau Lakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Kenaikan Tunkin Sesuai Pepres No.103 Th. 2018
  • Humaniora
    Sat PJR Ditlantas Polda Riau Kawal Sepeda Santai Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Selasa, 11-Desember-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk