11:48 WIB - Polsek Batang Cenaku Laksanakan Bakti Sosial 15:50 WIB - Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar 14:12 WIB - Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu 12:19 WIB - Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik 12:06 WIB - Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor 12:03 WIB - Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
 
Polda Riau Segera Gelar Perkara Kasus Proyek Pipa Transmisi di Tembilahan
Reskrim Sus | Selasa, 20-02-2018 - 12:50:39 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Segera Gelar Perkara Kasus Proyek Pipa Transmisi di Tembilahan
  •  

    Tribratanewsriau.com. Polda Riau dalam waktu dekat ini, akan melakukan gelar perkara kasus proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Riauaktual com yang mengutip keterangan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo: "Insyaallah, mudah-mudahan semua alat bukti sudah lengkap dan akan ada gelar perkara dulu. Kita doakan para penyidik kepolisian diberi kemudahan untuk menuntaskan kasus tersebut secara profesional dan akuntabel," jelas Guntur.

    Terkait penyidikan perkara ini, lanjut Guntur, saat ini penyidik masih dalam tahap menyempurnakan berita acara pemeriksaan sembaru menunggu rampungnya hasil audit dari BPKP. 

    "Ya, secepatnya. Setelah BAP lengkap akan dilaksanakan Tahap I, yakni kita kirim BAP ke JPU (jaksa penuntut umum,red)," jawabnya. Sebelumnya dilansir riaumandiri.co, awal November tahun lalu, dugaan korupsi ini berawal dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat. 

    Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp3.415.618.000. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi, yang mengakibatkan potensi kerugian negara Rp1 miliar lebih.
     
    Dalam laporan LSM itu, Muhammad, yang saat itu menjabat Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau tahun 2013, diduga tidak melaksanakan kewajibannya selaku Kuasa Pengguna Anggaran proyek pipa tersebut.
     
    Tidak hanya Muhammad, LSM itu juga menyebut nama Sabar Stavanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja, dan Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen, sebagai orang yang bertanggungjawab dalam dugaan korupsi ini.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Polsek Batang Cenaku Laksanakan Bakti Sosial
  • Humaniora
    Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019 di Polres Kampar
  • Humaniora
    Polsek Kemuning Bersama Bhayangkari Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu
  • Reskrim Um
    Dengar Tangis Bayi dari Depan Rumah, Temukan Bayi Perempuan Dalam Tas Plastik
  • Lantas
    Diduga Dipakai Balap Liar, Tim K2YD Polsek Mandau Sita 7 Sepeda Motor
  • Res Narkoba
    Buang Sabu-sabu ke Lantai, Polisi Tangkap Dua PEMUDA di Pelalawan Riau
  • Reskrim Um
    Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  • Reskrim Um
    Pencurian di Rumah Makan di Dumai Riau, Pemilik Temukan Kondisi Ruangan Berantakan
  • Lantas
    Benturan dengan Truk Aspal di Bundaran Pengendara Sepeda Motor Tewas
  • Humaniora
    Kapolresta Pekanbaru Pimpin Langsung Pengamanan Unjuk Rasa Curva Nord
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Rabu, 26-Juni-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved