09:32 WIB - Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung 08:01 WIB - Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan 07:57 WIB - Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api 07:53 WIB - Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan 13:39 WIB - Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64 11:58 WIB - Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
 
60 Juta Melayang,Penipu Minta Transfer Uang Tebus Tas Berisi Uang dan Emas
Reskrim Um | Selasa, 20-08-2019 - 10:20:09 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • 60 Juta Melayang,Penipu Minta Transfer Uang Tebus Tas Berisi Uang dan Emas
  •  

    Tribratanewsriau.com Bermodal pura-pura menjadi teman
    korbannya, komplotan penipu berhasil mengelabui Wendy hingga menderita kerugian
    Rp 60 juta dan pulsa.



    "Jadi ini kategori penipuan online via telepon, minta
    uang dan pulsa. Ibarat kasus mama minta pulsa yang dulu pernah ramai,"
    ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, Minggu (18/8/2019).



    Awalnya, Wendy yang tinggal di Komplek PT RAPP Pangkalan Kerinci
    menerima telepon dari seseorang yang mengaku temannya, Kamis (4/8) malam.



    Setelah diangkat si penelpon mengatakan kenal korban, sebelum
    menyebutkan namanya. Alhasil korban menebak berdasarkan suara penelpon dan
    menyebut seorang rekannya bernama Hance. Pelaku mengiyakan.



    Pelaku dan korban pun mengobrol ibarat yang sudah kenal dan
    berteman. Pelaku menyatakan bahwa dia menemukan sebuah tas di satu SPBU yang
    berisi uang dan emas.



    Tersangka hendak membagi uang dalam tas tersebut ke panti
    asuhan, tetapi ia menitipkan ke karyawan SPBU.



    Namun uang yang di dalam tas itu malah dibagi-bagi oleh
    sesama karyawan SPBU, sedangkan untuk memintanya kembali harus diberikan
    sejumlah uang sebagai ucapan terimakasih.



    "Jadi korban terlena dengan ucapan pelaku, karena merasa
    sebagai teman akhirnya ia mau membantu. Padahal itu siasat penipuan dari
    tersangka," tambah Kapolres Kaswandi.



    Pelaku meminta ditransfer sejumlah uang dari korban untuk
    diberikan kepada karyawan SPBU sebagai tebusan tas berisi uang dan emas itu.



    Korban menyanggupinya dan selama proses pengiriman uang,
    korban diperdaya dengan bercerita banyak dengan pelaku hingga ia kembali
    mentransfer uang dan pulsa. Total seluruh uang dan pulsa yang dikirimkan
    mencapai Rp 60 juta.



    Setelah pembicaraan berakhir korban melaporkan kejadian
    tersebut kepada pimpinannya, barulah diketahui ternyata yang menelpon tersebut
    bukanlah temannya Hance yang sebenarnya.



    Penelpon merupakan pelaku penipuan secara online yang sudah
    pernah dialami orang lain. Atas kejadian itulah korban melapor ke polisi untuk
    diusut lebih lanjut.



     



    Kepala Sat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian SIK
    menyatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi
    bahwa pelaku berada di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tim Opsnal yang dipimpin
    Ipda Tommy Vara Berlin berangkat ke Sumut yang memburu keberadaan pelaku.



    Adapun identitas ketiga tersangka yakni Alwi Fahrozi yang
    pertama ditangkap di Jalan Ahmad Yani Kota Tebing Tinggi, Sumut.



    Setelah diinterogasi dilakukan pengembangan dan kemudian
    dicokok dua pelaku lainnya yakni Oka Ozman dan Rianda.



    Dari para pelaku diamankan sejumlah baran bukti yang
    berkenaan dengan kasus yang dilaporkan korban terkait penipuan online via
    telepon.



    "Dua pelaku yang
    terakhir merupakan otak pelakunya. Ternyata keduanya berada di dalam penjara
    dan sedang menjalani hukuman," ungkap Kepala Sat Reskrim Polres Pelalawan,
    AKP Teddy Ardian SIK, Minggu (18/8/2019).



    Kasat Teddy menuturkan,
    pihaknya tak menyangka keduanya merupakan narapidana (napi) di Lapas Kelas II
    dan sedang menjalani hukuman atas tindak pidana yang dilakukan sebelumnya.



    Alhasil kedua pelaku
    hanya bisa diperiksa di lapas tersebut dan tidak dibawa ke Pangkalan Kerinci.



    "Hanya satu yang
    diamankan dan dibawa yaitu Alwi dan sudah kita tahan," tambahnya.

    Saat ini Polres
    Pelalawan terus mendalami kasus ini serta motif penipuan yang dilakukan hingga
    bisa memperdaya korbanya dan mentransfer uang serta pulsa dengan total Rp 60
    juta




     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung
  • BinKam
    Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan
  • BinKam
    Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api
  • BinKam
    Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan
  • Lantas
    Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64
  • Humaniora
    Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
  • Reskrim Sus
    Polsek Panipahan Tangkap Pelaku Pembakar Lahan
  • Humaniora
    Petugas Berjibaku Tangani Karhutla Siang dan Malam, Ayo Bantu Awasi Pelaku Pembakaran Lahan
  • Humaniora
    Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
  • Giat Administrasi
    Wakapolda Riau Buka Kegiatan Monev dan Asistensi Pelaksanaan Quick Win Giat 1 Periode T.A 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 22-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved