14:46 WIB - Satuan Narkoba Polres Rohul Amankan Pria Pelaku Narkoba 14:41 WIB - Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul 14:36 WIB - Gelapkan Motor Temannya, Pelaku Berhasil Diamankan Korbannya dan Diserahkan ke Polisi 14:34 WIB - Seorang Kurir Shabu Diciduk Resnarkoba Polres Kampar di Desa Muara Mahat Baru Tapung 14:33 WIB - Gelar Razia Rutin Pagi Tadi, Satlantas Kampar Tilang Puluhan Pelanggar Kasat Mata 14:32 WIB - Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Kampar ini Dilaporkan ke Polisi
 
60 Juta Melayang,Penipu Minta Transfer Uang Tebus Tas Berisi Uang dan Emas
Reskrim Um | Selasa, 20-08-2019 - 10:20:09 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • 60 Juta Melayang,Penipu Minta Transfer Uang Tebus Tas Berisi Uang dan Emas
  •  

    Tribratanewsriau.com Bermodal pura-pura menjadi teman
    korbannya, komplotan penipu berhasil mengelabui Wendy hingga menderita kerugian
    Rp 60 juta dan pulsa.



    "Jadi ini kategori penipuan online via telepon, minta
    uang dan pulsa. Ibarat kasus mama minta pulsa yang dulu pernah ramai,"
    ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, Minggu (18/8/2019).



    Awalnya, Wendy yang tinggal di Komplek PT RAPP Pangkalan Kerinci
    menerima telepon dari seseorang yang mengaku temannya, Kamis (4/8) malam.



    Setelah diangkat si penelpon mengatakan kenal korban, sebelum
    menyebutkan namanya. Alhasil korban menebak berdasarkan suara penelpon dan
    menyebut seorang rekannya bernama Hance. Pelaku mengiyakan.



    Pelaku dan korban pun mengobrol ibarat yang sudah kenal dan
    berteman. Pelaku menyatakan bahwa dia menemukan sebuah tas di satu SPBU yang
    berisi uang dan emas.



    Tersangka hendak membagi uang dalam tas tersebut ke panti
    asuhan, tetapi ia menitipkan ke karyawan SPBU.



    Namun uang yang di dalam tas itu malah dibagi-bagi oleh
    sesama karyawan SPBU, sedangkan untuk memintanya kembali harus diberikan
    sejumlah uang sebagai ucapan terimakasih.



    "Jadi korban terlena dengan ucapan pelaku, karena merasa
    sebagai teman akhirnya ia mau membantu. Padahal itu siasat penipuan dari
    tersangka," tambah Kapolres Kaswandi.



    Pelaku meminta ditransfer sejumlah uang dari korban untuk
    diberikan kepada karyawan SPBU sebagai tebusan tas berisi uang dan emas itu.



    Korban menyanggupinya dan selama proses pengiriman uang,
    korban diperdaya dengan bercerita banyak dengan pelaku hingga ia kembali
    mentransfer uang dan pulsa. Total seluruh uang dan pulsa yang dikirimkan
    mencapai Rp 60 juta.



    Setelah pembicaraan berakhir korban melaporkan kejadian
    tersebut kepada pimpinannya, barulah diketahui ternyata yang menelpon tersebut
    bukanlah temannya Hance yang sebenarnya.



    Penelpon merupakan pelaku penipuan secara online yang sudah
    pernah dialami orang lain. Atas kejadian itulah korban melapor ke polisi untuk
    diusut lebih lanjut.



     



    Kepala Sat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian SIK
    menyatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi
    bahwa pelaku berada di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tim Opsnal yang dipimpin
    Ipda Tommy Vara Berlin berangkat ke Sumut yang memburu keberadaan pelaku.



    Adapun identitas ketiga tersangka yakni Alwi Fahrozi yang
    pertama ditangkap di Jalan Ahmad Yani Kota Tebing Tinggi, Sumut.



    Setelah diinterogasi dilakukan pengembangan dan kemudian
    dicokok dua pelaku lainnya yakni Oka Ozman dan Rianda.



    Dari para pelaku diamankan sejumlah baran bukti yang
    berkenaan dengan kasus yang dilaporkan korban terkait penipuan online via
    telepon.



    "Dua pelaku yang
    terakhir merupakan otak pelakunya. Ternyata keduanya berada di dalam penjara
    dan sedang menjalani hukuman," ungkap Kepala Sat Reskrim Polres Pelalawan,
    AKP Teddy Ardian SIK, Minggu (18/8/2019).



    Kasat Teddy menuturkan,
    pihaknya tak menyangka keduanya merupakan narapidana (napi) di Lapas Kelas II
    dan sedang menjalani hukuman atas tindak pidana yang dilakukan sebelumnya.



    Alhasil kedua pelaku
    hanya bisa diperiksa di lapas tersebut dan tidak dibawa ke Pangkalan Kerinci.



    "Hanya satu yang
    diamankan dan dibawa yaitu Alwi dan sudah kita tahan," tambahnya.

    Saat ini Polres
    Pelalawan terus mendalami kasus ini serta motif penipuan yang dilakukan hingga
    bisa memperdaya korbanya dan mentransfer uang serta pulsa dengan total Rp 60
    juta




     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Satuan Narkoba Polres Rohul Amankan Pria Pelaku Narkoba
  • Res Narkoba
    Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul
  • Reskrim
    Gelapkan Motor Temannya, Pelaku Berhasil Diamankan Korbannya dan Diserahkan ke Polisi
  • Res Narkoba
    Seorang Kurir Shabu Diciduk Resnarkoba Polres Kampar di Desa Muara Mahat Baru Tapung
  • Lantas
    Gelar Razia Rutin Pagi Tadi, Satlantas Kampar Tilang Puluhan Pelanggar Kasat Mata
  • Reskrim
    Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Kampar ini Dilaporkan ke Polisi
  • Res Narkoba
    Polsek Bangkinang Kota Tangkap Pengedar Narkoba bersama 25 Paket Shabu Siap Edar
  • Res Narkoba
    Polsek Kampar Kiri Ciduk 3 Pelaku Narkoba bersama Belasan Paket Shabu Siap Edar
  • Res Narkoba
    Bandar Narkoba Antar Kabupaten Berhasil Diringkus Polsek Batang Gangsal
  • Humaniora
    PN Bengkalis Gugurkan Kasus Praperadilan Tersangka Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 17 November 2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved