BERITA PILIHAN Kamis, 30 Januari 2020 | Jam Digital
15:42 WIB - Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak 09:46 WIB - Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau 09:40 WIB - Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda 09:17 WIB - Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak 09:11 WIB - Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru 09:02 WIB - Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
 
Terlibat Asmara Sejenis Lelaki Ini Dibunuh Dan Disodomi
Reskrim Um | Senin, 08-07-2019 - 13:25:58 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Terlibat Asmara Sejenis Lelaki Ini Dibunuh Dan Disodomi
  •  

    tribratanewsriau.com Diduga masalah asmara sesama jenis, AM berbuat sadis. Duda 45 tahun ini tega membunuh teman kerjanya sendiri, Junjung Siregar. Mirisnya lagi, begitu tewas, mayatnya disodomi.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita koranmx com, untuk menghilangkan jejak, pria asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang tinggal di Gang Ambisi, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan itu mengubur korban di belakang rumah warga. Tepatnya di Dusun Betung Satu, Desa Petani, Kecamatan Bunut, Pelalawan.

    Terbongkarnya kasus pembunuhan ini saat pemilik rumah Nur Arifin, pulang dari Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras, Jumat (5/7) lalu. Ia dibuat curiga karena menemukan gundukan tanah di belakang rumahnya. Kondisinya tanpa busana alias bugil.

    Penasaran, Nur Arifin mencoba untuk mengalinya. Kaget bukan kepalang. Dalam gundukan tadi ditemukan sesosok mayat dalam posisi telungkup.

    Antara takut dan panik, Nur bergegas memberitahukan warga sekitar. Bahkan, menghubungi pihak kepolisian.

    Mendapat laporan penemuan mayat yang dikubur secara tidak wajar di belakang rumah warga, aparat kepolisian dari Polsek Bunut dipimpin Kapolsek AKP Benhardi turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk tim dari Satuan Reskrim Polres Pelalawan.

    Usai diidentifikasi, mayat pria berusia 23 tahun itu dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara Polda Riau. Warga yang sempat melihat wajahnya, mengaku tidak ada yang kelan dengannya.

    Sempat berstatus Mr X, akhirnya polisi berhasil mengungkap identitas korban. Dia diketahui bernama Junjung Siregar yang merupakan warga asal Prin Trans Sosa VI, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara.

    Ternyata, korban baru beberapa hari di tinggal di Bunut, Pelalawan. Ia bekerja sebagai buruh bangunan yang tinggal bersama keluarganya di Gang Ambisi, Pangkalan Kerinci.

    Berhasil mengantongi identitas korban, tim gabungan Polsek Bunut bersama Satuan Reskrim Polres Pelalawan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SH SIK melakukan penyelidikan. Korban diduga dibunuh, karena terdapat dua luka tusukan di dada dan bekas hantaman benda tumpul pada leher.

    Hari itu juga, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil mengungkap  kasus pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di Gang Ambisi, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

    Tanpa perlawanan, pelaku AM digiring ke Mapolres Pelalawan. Hasil pemeriksaan, pelaku yang juga mantan napi kasus pembunuhan di Tembilahan, Kabupaten Inhil mengaku telah menghabisi nyawa korban pada Rabu (3/7) pagi silam.

    Di hadapan petugas, AM tega membunuh korban karena menolak melakukan hubungan badan sesama jenis. Awalnya, ia memukul punggung korban yang baru selesai mandi dengan menggunakan balok. Begitu korban tersungkur, AM mengambil pisau di dapur dan menikam secara bertubi-tubi hingga tewas.

    Kondisi hanya mengenakan kain sarung usai mandi, AM  melampiaskan nafsu bejatnya dengan menyodomi mayat korban. Kala itu, situasi rumah yang mereka bangun dan juga ditempati dalam kondisi sepi. Begitu selesai, mayat korban dikubur di belakang bangunan tersebut.

    Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. Sejumlah barang bukti sudah diamankan. Di antaranya kayu balok, pisau yang digunakan pelaaku dan KTP milik korban.

    ‘’Hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan itu karena korban menolak melakukan hubungan badan. Diduga pelaku suka sesama jenis. Serta korban setelah tewas, sempat disodomi pelaku,’’ ujar Kapolres Pelalawan.

    Ditambahkan Kapolres, pelaku yang merupakan residivis kasus pembunuhan di Tembilahan itu masih menjalani pemeriksaan intensif.

    ‘’Sementara jenazah korban yang telah diotopsi di RS Bhayangkara Polda Riau, dijemput keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya,’’ ungkapnya. 



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak
  • Res Narkoba
    Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau
  • Binmas
    Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda
  • Reskrim
    Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak
  • Reskrim
    Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru
  • Reskrim
    Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
  • Reskrim
    Aparat Gerebek Warung di Kampar, Tiga Pelaku Judi Gelper Terciduk
  • Reskrim
    Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
  • BinKam
    Siaga Karhutla, Upika Kecamatan Rimba Melintang Siapkan Posko
  • Mitra Polisi
    Polres Inhil Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla dari PT.THIP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved