14:34 WIB - Seorang Kurir Shabu Diciduk Resnarkoba Polres Kampar di Desa Muara Mahat Baru Tapung 14:33 WIB - Gelar Razia Rutin Pagi Tadi, Satlantas Kampar Tilang Puluhan Pelanggar Kasat Mata 14:32 WIB - Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Kampar ini Dilaporkan ke Polisi 14:31 WIB - Polsek Bangkinang Kota Tangkap Pengedar Narkoba bersama 25 Paket Shabu Siap Edar 14:30 WIB - Polsek Kampar Kiri Ciduk 3 Pelaku Narkoba bersama Belasan Paket Shabu Siap Edar 00:24 WIB - Bandar Narkoba Antar Kabupaten Berhasil Diringkus Polsek Batang Gangsal
 
Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
Reskrim Um | Selasa, 25-06-2019 - 11:59:13 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  •  

    Tribratariaunews. Com Satuan
    Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau menetapkan Kepala Desa Sering
    Kecamatan Pelalawan berinisial MY sebagai tersangka atas kasus tindak pidana
    korupsi tahun 2014. Kades Sering MY diduga melakukan pemerasan dalam jabatan
    terkait pengurusan surat tanah di desa yang dipimpinnya.



    Sebagaimana diberitakan oleh
    kantor berita tribunterkini com Setelah penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
    Satreskrim Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas dugaan Pungutan Liar
    (Pungli) ini, akhirnya statusnya ditingkatkan ke penyidikan dan sang kades
    ditetapkan sebagai tersangka.



    "Kita tetapkan MY sebagai
    tersangka kasus pemerasan dalam jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Sering.
    Terkait pengurusan surat tanah bagi masyarakat," ungkap Kapolres
    Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK,
    kepada tribunpelalawan.com, Selasa (25/6/2019).



    Kasat Teddy Ardian menjelaskan,
    tersangka MY diduga melakukan pungli dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti
    Rugi (SKGR) yang diterbitkan.



    Sebanyak 100 persil SKGR
    dikeluarkan untuk lahan kelompok tani Parit Guntung di Desa Sering dengan luas
    200 hektar.



    Diduga Kades MY meminta uang
    sebesar Rp 2 juta per persilnya dalam penerbitan SKGR.



    Dalam proses penyidikan ini
    polisi belum menahan tersangka MY dengan alasan kesehatan dan pertimbangan usia
    yang bersangkutan. Namun proses pemberkasan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)
    Pelalawan terus berjalan dan dilengkapi untuk proses hukum lebih lanjut.



    "Kita sudah lakukan
    pelimpahan berkas tahap satu ke kejaksaan. Kita sedang menunggu petunjuk dari
    jaksa," tambah Kasat Teddy




     
    Berita Lainnya :
  • Res Narkoba
    Seorang Kurir Shabu Diciduk Resnarkoba Polres Kampar di Desa Muara Mahat Baru Tapung
  • Lantas
    Gelar Razia Rutin Pagi Tadi, Satlantas Kampar Tilang Puluhan Pelanggar Kasat Mata
  • Reskrim
    Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Kampar ini Dilaporkan ke Polisi
  • Res Narkoba
    Polsek Bangkinang Kota Tangkap Pengedar Narkoba bersama 25 Paket Shabu Siap Edar
  • Res Narkoba
    Polsek Kampar Kiri Ciduk 3 Pelaku Narkoba bersama Belasan Paket Shabu Siap Edar
  • Res Narkoba
    Bandar Narkoba Antar Kabupaten Berhasil Diringkus Polsek Batang Gangsal
  • Humaniora
    PN Bengkalis Gugurkan Kasus Praperadilan Tersangka Narkoba
  • Lantas
    Jalin Silaturahmi Bersama Awak Media, Kasat Lantas Polres Bengkalis Gelar Coffee Morning
  • Humaniora
    Pada Perayaan HUT Brimob ke 74, Wakapolda Riau Ingatkan Tugas Besar di Tahun 2020 Menunggu
  • Reskrim Sus
    Dinyatakan P21, Polda Riau Limpahkan Berkas Perkara Kasus Karhutla PT SSS Ke Kejaksaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 15 November 2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved