BERITA PILIHAN Kamis, 30 Januari 2020 | Jam Digital
15:42 WIB - Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak 09:46 WIB - Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau 09:40 WIB - Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda 09:17 WIB - Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak 09:11 WIB - Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru 09:02 WIB - Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
 
Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
Reskrim Um | Selasa, 25-06-2019 - 11:59:13 WIB
Penulis: CV

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Riau Tetapkan Kades Sering Jadi Tersangka, Diduga Lakukan Pemerasan dalam Jabatan
  •  

    Tribratariaunews. Com Satuan
    Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau menetapkan Kepala Desa Sering
    Kecamatan Pelalawan berinisial MY sebagai tersangka atas kasus tindak pidana
    korupsi tahun 2014. Kades Sering MY diduga melakukan pemerasan dalam jabatan
    terkait pengurusan surat tanah di desa yang dipimpinnya.



    Sebagaimana diberitakan oleh
    kantor berita tribunterkini com Setelah penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
    Satreskrim Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas dugaan Pungutan Liar
    (Pungli) ini, akhirnya statusnya ditingkatkan ke penyidikan dan sang kades
    ditetapkan sebagai tersangka.



    "Kita tetapkan MY sebagai
    tersangka kasus pemerasan dalam jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Sering.
    Terkait pengurusan surat tanah bagi masyarakat," ungkap Kapolres
    Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK,
    kepada tribunpelalawan.com, Selasa (25/6/2019).



    Kasat Teddy Ardian menjelaskan,
    tersangka MY diduga melakukan pungli dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti
    Rugi (SKGR) yang diterbitkan.



    Sebanyak 100 persil SKGR
    dikeluarkan untuk lahan kelompok tani Parit Guntung di Desa Sering dengan luas
    200 hektar.



    Diduga Kades MY meminta uang
    sebesar Rp 2 juta per persilnya dalam penerbitan SKGR.



    Dalam proses penyidikan ini
    polisi belum menahan tersangka MY dengan alasan kesehatan dan pertimbangan usia
    yang bersangkutan. Namun proses pemberkasan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)
    Pelalawan terus berjalan dan dilengkapi untuk proses hukum lebih lanjut.



    "Kita sudah lakukan
    pelimpahan berkas tahap satu ke kejaksaan. Kita sedang menunggu petunjuk dari
    jaksa," tambah Kasat Teddy




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak
  • Res Narkoba
    Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau
  • Binmas
    Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda
  • Reskrim
    Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak
  • Reskrim
    Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru
  • Reskrim
    Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
  • Reskrim
    Aparat Gerebek Warung di Kampar, Tiga Pelaku Judi Gelper Terciduk
  • Reskrim
    Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
  • BinKam
    Siaga Karhutla, Upika Kecamatan Rimba Melintang Siapkan Posko
  • Mitra Polisi
    Polres Inhil Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla dari PT.THIP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved