BERITA PILIHAN Kamis, 30 Januari 2020 | Jam Digital
15:42 WIB - Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak 09:46 WIB - Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau 09:40 WIB - Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda 09:17 WIB - Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak 09:11 WIB - Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru 09:02 WIB - Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
 
Dua Anak Pekerja Tewas Kesetrum Listrik, Keluarga Tuntut Tanggungjawab PT BSP
Reskrim Um | Senin, 24-06-2019 - 09:40:11 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Dua Anak Pekerja Tewas Kesetrum Listrik, Keluarga Tuntut Tanggungjawab PT BSP
  •  

    tribratanewsriau.com Duka mendalam dirasakan dua keluarga yang bekerja sebagai buruh pemanen sawit di PT. Bumi Sawit Perkasa.
    Adikfan Saputra Zai ( 8 tahun) dan sepupunya Elman Krismanjaya Telaumbanua ( 6 tahun) menjadi korban diduga akibat kelalaian manajemen perusahaan atas kabel listrik yang berseliweran tidak teratur.

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita riaugreen com bahwa Kejadian naas ini terjadi pada tanggal 30 Mei 2019. Sekitar pukul 11.00 Wib.
    Menurut keterangan saksi mata di tempat kejadian bahwa anak–anak ini melintas di sekitar tiang besi penampungan air / tandon air, tiba2 saja kedua korban tergeletak usai badan bergetar– getar saat tidak sengaja menyentuh besi tiang penahan tandon air di sekitar Musholla.
    Ibu Adifan Zai yang datang ke TKP kaget bukan kepalang melihat anak kesayangannya sudah tergeletak di tanah dengan tubuh yang masih dialiri arus listrik.

    "Ketika saya memegang tubuh mereka berdua, saya kesetrum arus listrik," ucapnya lirih.
    Ia akhirnya menjauh dari lokasi dengan linglung dan lemas karena kalut dan sempat kena arus listrik.

    Kejadian tewasnya dua anak pekerja ini diduga kena aliran listrik yang berasal dari mesin genset perusahaan. Dari informasi di lapangan bahwa kabel listrik yang melintas diatas besi penahan tangki air mengalirkan arus listrik. Kabel listrik ini berseliweran diduga akibat tidak adanya Standar operasional prosedur atas kabel2 listrik di perumahan karyawan ini.

    Begitu juga karyawan gensetnya bukanlah seorang yang mengerti tentang listrik dan tidak memiliki Kemampuan Dasar (KD) tentang listrik.
    KD ini seharusnya menjadi syarat wajib bagi yang mengurus kelistrikan karena arus listrik sangat berbahaya bagi keselamatan manusia.
    Sefianus Zai,SH paman korban yang langsung meninjau ke TKP meminta kepolisian menetapkan Direktur PT.Bumi Sawit Perkasa sebagai Tersangka.
    PT.Bumi Sawit Perkasa yang merupakan holding group First Resources ini dikenal dengan banyaknya kasus–kasus ketenagakerjaan dan tidak mengutamakan keselamatan pekerja dan keluarganya.

    Sefianus Zai yang juga Ketua LBH Bela Rakyat Nusantara dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Riau ini meminta jajaran Kapolda Riau memberi perhatian khusus atas kasus ini.
    "Dua orang anak–anak pekerja jadi korban tewas sekaligus akibat kabel listrik berada ditempat yang tidak seharusnya, kelalaian manajemen ini harus di pertanggungjawabkan oleh Direksi, kalau tukang gensetkan tidak paham tentang manajemen keselamatan kerja," tegas Sefianus Zai.
    " Direktur perusahaan harus bertanggungjawab atas 2 nyawa yang melayang," tegasnya.

    Kini kasus ini sedang di lidik oleh Polsek Tapung Hulu Polres Kampar.
    Kapolsek Tapung Hulu melalui Kanit Reskrim Ipda Albert Sitompul,SH mengatakan bahwa penyidik segera memanggil Manajer kebun PT.BSP untuk diambil keterangannya.
    " Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi– saksi, minggu depan pimpinan perusahaan segera di periksa," ucapnya.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Berikan Bantuan untuk Ponpes yang Terbakar di Desa Bandur Picak
  • Res Narkoba
    Hampir 3 Tahun Kabur Dari Lapas, Narapidana Kasus Narkoba Diringkus Tim Bravo Polda Riau
  • Binmas
    Menjadi Irup Upacara, Personil Binmas Polda Riau Berikan Wawasan Kepada Santri Ponpes Miftahul Huda
  • Reskrim
    Niat Menagih Utang, Herman Tewas Dihujam Tombak
  • Reskrim
    Cabuli Bocah SD, Pak Uwo Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru
  • Reskrim
    Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Swarna Bumi Tembilahan
  • Reskrim
    Aparat Gerebek Warung di Kampar, Tiga Pelaku Judi Gelper Terciduk
  • Reskrim
    Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
  • BinKam
    Siaga Karhutla, Upika Kecamatan Rimba Melintang Siapkan Posko
  • Mitra Polisi
    Polres Inhil Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla dari PT.THIP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved