16:20 WIB - Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang 16:08 WIB - Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar 14:26 WIB - Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar 12:31 WIB - Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah 12:26 WIB - Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai 21:10 WIB - Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
 
Seorang kakek Cabuli Sembilan Bocah digasak Polisi
Reskrim Um | Senin, 16-04-2018 - 16:00:30 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Seorang kakek Cabuli Sembilan Bocah digasak Polisi
  •  

    tribratanewsriau.com. Seorang pria yang sudah bau tanah, Mw (57) di Bandaralai Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diamankan polisi, Sabtu (14/4/2018). Penahanan itu menyusul adanya laporan dugaan tindak pencabulan anak di bawah umur.
    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Goriau com bahwa Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto, ada sembilan anak yang menjadi 'santapan' kakek tersebut. Namun, baru empat korban yang melaporkan ke Polsek Kuantan Tengah karena orangtuanya masih di kebun.
    "Menurut laporannya, dugaan pelecehan terjadi pada Maret lalu. Baru ketahuan kemaren dan langsung dilaporkan ke polisi," ujar Kapolres melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan, Senin (16/4/2018) di Telukkuantan.
    Pelecehan seksual yang dilakukan Mw mulai terkuak ketika salah seorang warga memberitahu kepada ayah korban, bahwa anaknya sudah dicabuli. Sang ayah pun menanyakan apa yang terjadi kepada sang anak.

    "Anaknya mengaku diajak ke rumah pelaku lalu dipaksa untuk melakukan perbuatan tak senonoh," ujar Lumban.
    Masih pengakuan korban, perbuatan tersebut juga dialami teman-teman seumurannya yang lain.
    Adapun sembilan korban tersebut yakni MJK (9), NN (9), MT (10), DZ (7), MA (9), TR (10), TN (7), DM (9) dan PN (9). Kepada para korban sudah dilakukan visum.
    "Sementara, pelaku sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut," ujar Lumban. Pelaku ternacam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang
  • Reskrim Sus
    Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar
  • Humaniora
    Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar
  • BinKam
    Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah
  • BinKam
    Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai
  • BinKam
    Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
  • Reskrim Um
    Seorang Pria Tua Ditemukan Kaku di Kursi Pelabuhan
  • Reskrim Um
    4 Tahanan Kabur PN Pelalawan Riau yang Masih Diburu Polisi, 3 Orang Sudah Ditangkap
  • Lantas
    Lakalantas Di Dumai, Satu Korban Meninggal Dunia
  • Reskrim
    Polsek Kampar Amankan Dua Pelaku Pencurian Besi Tower Sutet
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 22-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved