09:32 WIB - Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung 08:01 WIB - Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan 07:57 WIB - Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api 07:53 WIB - Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan 13:39 WIB - Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64 11:58 WIB - Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
 
Kapolres Pelalawan Perintahkan Personil Untuk Menginap, Upaya Karhutla Tidak Meluas
Nasional | Senin, 19-08-2019 - 20:04:10 WIB
Penulis: JFA

TERKAIT:
 
  • Kapolres Pelalawan Perintahkan Personil Untuk Menginap, Upaya Karhutla Tidak Meluas
  •  

    TribratanewsRiau - Titik api kembali muncul di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau yang tersebar di tiga lokasi yakni Kelurahan Teluk Meranti, Desa Segamai, dan Desa Gambut Mutiara, Senin (19/8/2019).

    Api terdeteksi sejak dua hari yang lalu dan semakin meluas di beberapa lokasi yang mengakibatkan tim rayon kecamatan tak mampu memadamkan api sekaligus.

    "Tadi anggota sudah saya kirim kesana dan dipimpin langsun oleh pak waka. Pemadaman harus dilakukan dengan strategi dan pola yang bagus agar efektif," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK. Senin (19/8/2019).

    Alhasil tim dari kabupaten seperti Satpol PP dan damkar serta tim Polres Pelalawan dikirim ke lokasi untuk membantu upaya lokalisir dan pemadaman api Karhutla.

    Dibutuhkan stok air yang banyak agar api dipastikan hilang dan asap tidak muncul lagi.

    Kapolres Kaswandi memerintahkan personilnya yang terlibat dalam tim operasi untuk menginap di lokasi selama, mengingat jaraknya yang cukup jauh dan proses pemadaman lebih efektif.

    Apalagi lahan di Teluk Meranti dikenal dengan gambut yang cukup dalam sehingga sulit untuk dipadamkan.

    Beberapa hari yang lalu karhutla di satu titik sudah berhasil dipadamkan, ternyata titik lain kembali timbula lagi yang saat ini bertambah besar.

    "Pokoknya saya tekankan penanggulangan Karhutla harus sampai hilang asapnya, jangan cuman apinya. Lahat gambut kalau masih berasap, api bis muncul lagi jika angin kencang," tukasnya.

    Lurah Teluk Meranti, Mursyidin menyebutkan, api Karhutla di tempatnya hilang timbul terus.

    Kebanyakan titik api muncul karena ulah manusia yang lalai hingga menyebabkan lahan terbakar.

    "Kebanyakan karena orang-orang yang berburu babi dan pemancing. Mereka bermalam di hutan dan membuat api. Dari situlah apinya muncul," tandas Mursyidin.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung
  • BinKam
    Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan
  • BinKam
    Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api
  • BinKam
    Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan
  • Lantas
    Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64
  • Humaniora
    Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
  • Reskrim Sus
    Polsek Panipahan Tangkap Pelaku Pembakar Lahan
  • Humaniora
    Petugas Berjibaku Tangani Karhutla Siang dan Malam, Ayo Bantu Awasi Pelaku Pembakaran Lahan
  • Humaniora
    Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
  • Giat Administrasi
    Wakapolda Riau Buka Kegiatan Monev dan Asistensi Pelaksanaan Quick Win Giat 1 Periode T.A 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 22-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved