16:04 WIB - Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio 09:25 WIB - Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH 14:20 WIB - Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau 10:46 WIB - Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti 10:36 WIB - Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru 10:21 WIB - Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
 
Dua Oknum PNS Dinas Perhubungan Kuansing Terjaring OTT
Reskrim | Rabu, 09-05-2018 - 08:27:13 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Dua Oknum PNS Dinas Perhubungan Kuansing Terjaring OTT
  •  

    Tribratanewsriau - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan Operasi tangkap Tangan (OTT) terhadap dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi. Kedua pelaku memungut uang secara liar terhadap masyarakat yang melakukan uji KIR kendaraan.

    "Kedua PNS itu inisial AL (50) dan S (35), PNS di Dinas Perhubungan Pemkab Kuansing. Mereka tertangkap tangan melakukan pungli terhadap uji KIR kendaraan," ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto, Senin (7/5).

    Polisi menjerat kedua pelaku dengan asal 12 huruf a JO pasal 12 A ayat (2) UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tidak pidana korupsi Jo Pasal 55 KUHP.

    "Mereka berdua melakukan pungutan uang terhadap pemilik kendaraan yang melakukan pengujian kendaraan (KIR) di kantor Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan. AL dan S ini selaku staf pengujian," kata Fibri.

    Dikatakan Fibri, ada 4 dari 9 pemilik kendaraan bermotor yang menumpang uji kenderaan dengan jumlah pungutan sebesar Rp 1.400.000. Uang itu di luar ketentuan yang sudah ditetapkan.

    "Biaya yang diminta pegawai itu merupakan gratifikasi dengan cara melakukan pungutan uang kepada pemilik kendaraan yang melakukan pengujian. Lalu masyarakat melapor ke petugas Saber Pungli," kata Fibri.

    Dari laporan tersebut, polisi mengintai para pelaku saat memungut biaya ke pemilik kendaraan lain. "Hasilnya, kedua pelaku terjaring OTT dengan barang bukti Rp 1,4 juta yang dipungut mereka," jelas Fibri.

    Polisi juga menyita barang bukti lain berupa 6 buah buku uji kendaraan bermotor, 6 surat numpang uji kendaraan, 9 lembar kwitansi pembayaran, 1 buku register uji masuk keluar.

    "Saat ini kedua PNS yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu ditahan untuk proses hukum selanjutnya," tegas Fibri.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Pemilu Damai Melalui Talk Show Di Radio
  • BinKam
    Irwasda Polda Riau Antar Keberangkatan Kombes Pol. Drs. Suwarno SH
  • Humaniora
    Kapolda Riau Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Riau
  • Humaniora
    Kapolres Kampar Pimpin Tradisi Pelepasan Personil Purna Bakti
  • Humaniora
    Kapolda Riau Berikan Reward Kepada Jajaran Reskrim Dan Narkoba Polresta Pekanbaru
  • Humaniora
    Kabag Ops Polres Inhu Pimpin Upacara Bulanan Dihalaman Mapolres
  • Giat Administrasi
    Kapolda Riau Pimpin Upacara Bulanan di Halaman Mapolda Riau
  • Humaniora
    Polda Riau Kejar Pelaku Penyelundupan Narkoba Sampai Ke Bali
  • Humaniora
    Apel Gabungan Lintas Instansi Dalam Rangka Penyambutan dan Penyerahan Anugerah Piala Adipura tahun 2
  • BinKam
    Biro Sdm Polda Riau Sosialisasi Penerimaan SIPSS Tahun 2019 Di RRI Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sabtu, 19-Januari-2019 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk