09:32 WIB - Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung 08:01 WIB - Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan 07:57 WIB - Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api 07:53 WIB - Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan 13:39 WIB - Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64 11:58 WIB - Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
 
Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
Sabhara | Selasa, 20-02-2018 - 12:38:03 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
  •  

    Tribratanewsriau.com. Masyarakat Suku Sakai menggelar unjukrasa di Mapolda Riau, Senin (19/2/2018) siang, menuntut keadilan sepenuhnya, karena selama 21 tahun lahan miliknya seluas 6.505,42 hektare di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, diduga dirampas oleh PT Ivo Mas Tunggal. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Halloriau com bahwa Sekitar ratusan Suku Sakai terlihat memadati ruas Jalan Sudirman dengan berjalan kaki dari samping Kantor Gubenur Riau menuju Mapolda Riau, hingga sempat menyebabkan kemacetan panjang. 

    Dalam aksi unjuk rasa ini, masyarakat Suku Sakai yang didamping Lembaga Bantuan Hukum Sakai Riau memberikan beberapa tuntutan untuk ditindak lanjuti. Berharap permasalahan ini dapat terselesaikan secepatnya. 

    "Kami semua berharap, pihak terkait terutama kepolisian yang memiliki andil dalam menyelesaikan masalah ini dengan tuntas terkait dugaan perebutan lahan HTI oleh PT. Ivo Mas Tunggal," ujar Korlap Iwan kepada wartawan. 

    Dalam orasinya, Irwan menyebutkan pihak kepolisian harus melakukan pemeriksaan terhadap pemilik perusahaan PT. Ivo Mas Tunggal. Juga meminta Kanwil Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU perusahaan itu.

    "Selain itu juga, kami meminta DPRD Riau Komisi A segera merekomkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU seluruhnya," sebut Iwan. 

    Kemudian, menghentikan kegiatan perusahaan dan menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat Sakai. Juga mengganti rugi lahan seluas  6.505,42 hektare yang senilai Rp 1 triliun lebih. 

    "Kembalikan hasil tanah yang telah dimanfaatkan selama 21 tahun, sejak terhitung dari tahun 1996. Hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 3 triliun lebih," pungkas Iwan. 

    Gelar unjuk rasa ratusan Suku Sakai ini disambut oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui perwakilannya Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Edi Fariadi, menyebutkan akan mendalami kasus tersebut. 

    "Serahkan semua permasalahan ini kepihak polisi, untuk diselidiki ulang. Kita akan tegak ditengah-tengah dan tidak memihak ke sapa-sapa, untuk itu tolong bantu juga kita dengan memberikan bukti yang akurat sehingga mempermudah proses penyelidikannya," tutup Edi. 

    Usai mendengarkan jawaban dari pihak kepolisian, ratusan masyarakat Sakai bertolak menuju kantor DPRD Riau di Jalan Sudirman Ujung, dengan menyorakkan tuntutannya dalam aksi yang sama.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim
    Pelaku Curanmor Di Km 60 Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Tapung
  • BinKam
    Kapolsek Bukitraya: Mari Saling Mengingatkan Akan Bahaya Membakar Lahan & Hutan
  • BinKam
    Sinegitas Babinsa & Bhabinkamtibmas Pada Saat Memadamkan Api
  • BinKam
    Kapolsek Rumbai Himbau Agar Masyarakat Peduli Lingkungan
  • Lantas
    Polres Kampar Gelar Acara Syukuran HUT Polwan ke-71 dan HUT Polantas ke-64
  • Humaniora
    Polres Rohil Bagikan Zakat Profesi pada Kaum Dhuafa
  • Reskrim Sus
    Polsek Panipahan Tangkap Pelaku Pembakar Lahan
  • Humaniora
    Petugas Berjibaku Tangani Karhutla Siang dan Malam, Ayo Bantu Awasi Pelaku Pembakaran Lahan
  • Humaniora
    Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker
  • Giat Administrasi
    Wakapolda Riau Buka Kegiatan Monev dan Asistensi Pelaksanaan Quick Win Giat 1 Periode T.A 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Minggu, 22-09-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved