BERITA PILIHAN Senin, 24 Februari 2020 | Jam Digital
00:47 WIB - Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja 00:42 WIB - Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya 00:37 WIB - Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini 00:30 WIB - Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau 23:12 WIB - Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian 22:49 WIB - Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
 
Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
Sabhara | Selasa, 20-02-2018 - 12:38:03 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Suku Sakai Demo Meminta Polda Riau Usut PT Ivo Mas Tunggal
  •  

    Tribratanewsriau.com. Masyarakat Suku Sakai menggelar unjukrasa di Mapolda Riau, Senin (19/2/2018) siang, menuntut keadilan sepenuhnya, karena selama 21 tahun lahan miliknya seluas 6.505,42 hektare di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, diduga dirampas oleh PT Ivo Mas Tunggal. 

    Sebagaimana diberitakan oleh kantor berita Halloriau com bahwa Sekitar ratusan Suku Sakai terlihat memadati ruas Jalan Sudirman dengan berjalan kaki dari samping Kantor Gubenur Riau menuju Mapolda Riau, hingga sempat menyebabkan kemacetan panjang. 

    Dalam aksi unjuk rasa ini, masyarakat Suku Sakai yang didamping Lembaga Bantuan Hukum Sakai Riau memberikan beberapa tuntutan untuk ditindak lanjuti. Berharap permasalahan ini dapat terselesaikan secepatnya. 

    "Kami semua berharap, pihak terkait terutama kepolisian yang memiliki andil dalam menyelesaikan masalah ini dengan tuntas terkait dugaan perebutan lahan HTI oleh PT. Ivo Mas Tunggal," ujar Korlap Iwan kepada wartawan. 

    Dalam orasinya, Irwan menyebutkan pihak kepolisian harus melakukan pemeriksaan terhadap pemilik perusahaan PT. Ivo Mas Tunggal. Juga meminta Kanwil Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU perusahaan itu.

    "Selain itu juga, kami meminta DPRD Riau Komisi A segera merekomkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPB Riau mencabut sertifikat HGU seluruhnya," sebut Iwan. 

    Kemudian, menghentikan kegiatan perusahaan dan menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat Sakai. Juga mengganti rugi lahan seluas  6.505,42 hektare yang senilai Rp 1 triliun lebih. 

    "Kembalikan hasil tanah yang telah dimanfaatkan selama 21 tahun, sejak terhitung dari tahun 1996. Hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 3 triliun lebih," pungkas Iwan. 

    Gelar unjuk rasa ratusan Suku Sakai ini disambut oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui perwakilannya Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Edi Fariadi, menyebutkan akan mendalami kasus tersebut. 

    "Serahkan semua permasalahan ini kepihak polisi, untuk diselidiki ulang. Kita akan tegak ditengah-tengah dan tidak memihak ke sapa-sapa, untuk itu tolong bantu juga kita dengan memberikan bukti yang akurat sehingga mempermudah proses penyelidikannya," tutup Edi. 

    Usai mendengarkan jawaban dari pihak kepolisian, ratusan masyarakat Sakai bertolak menuju kantor DPRD Riau di Jalan Sudirman Ujung, dengan menyorakkan tuntutannya dalam aksi yang sama.



     
    Berita Lainnya :
  • BinKam
    Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 3 Pria Pelaku Pengedar Shabu & Ganja
  • BinKam
    Polsek Pinggir Laksanakan Kegiatan Cipta Kondisi Untuk Menjaga Kamtibmas Diwilayahnya
  • BinKam
    Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Pelaku Pengeroyokan Ini
  • BinKam
    Pelaku Pencurian Hewan Ternak Ini Diamankan Polsek Mandau
  • Reskrim
    Curi Berbagai Rokok Bermerek, Seorang Pria diamankan Pihak Kepolisian
  • Humaniora
    Beginilah Cara Bhayangkari Riau Melestarikan Batik Melayu Riau
  • Humaniora
    Esok, Fun Run Polresta Pekanbaru Road To Sumatera Jungle Run Di Gelar
  • Res Narkoba
    Kapolsek Lubuk Batu Jaya Ringkus Dua Orang Pengedar Narkoba
  • Res Narkoba
    Polsek Peranap Ciduk 2 Pria Tengah Asik Paketkan Shabu
  • Res Narkoba
    Edarkan Sabu di Desa Talang Pring Jaya, "Sanda" Diciduk Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved