16:20 WIB - Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang 16:08 WIB - Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar 14:26 WIB - Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar 12:31 WIB - Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah 12:26 WIB - Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai 21:10 WIB - Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
 
Kapolda Riau Hadiri Irjen Pol Nandang Hadiri FGD Yang Digagas Lemhanas RI
Mitra Polisi | Sabtu, 14-04-2018 - 15:17:52 WIB
Penulis: AA

TERKAIT:
 
  • Kapolda Riau Hadiri Irjen Pol Nandang Hadiri FGD Yang Digagas Lemhanas RI
  •  

    tribratanewsriau.com  Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menilai bahwa narkoba masih menjadi musuh utama bangsa Indonesia yang menyerang dan melemahkan generasi muda sehingga perlu kerjasama seluruh pihak untuk memeranginya.

    Sebagaimana direlease oleh kantor berita Antarariau com  yang mengatakan bahwa "Persaingan antar negara itu dimulai dari orangnya. Jika orangnya lemah (akibat narkoba), selesai," kata Taprof Bidang Strategi Lemhanas Mayjen TNI (Purn) Abdul Chasib kepada Antara di Pekanbaru, Kamis.

    Begitu juga jika peraturan lemah meskipun generasi kuat, maka ia mengatakan Indonesia akan sulit untuk bersaing dengan dunia internasional. Abdul mengatakan hal tersebut usai menggelar diskusi melibatkan seluruh forum komunikasi kepala daerah (Forkompinda) Riau.

    Dalam diskusi bertema "Implementasi Kebijakan Luar Negeri Indonesia Guna Menghadapi Kebijakan Amerika dan China Dalam Rangka Ketahanan Nasional" tersebut dihadiri Kapolda Riau, Komandan Resor Militer 031/WB, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Danlanal Dumai serta Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.

    Selain membahas masalah narkoba, dalam diskusi tersebut juga dibahas potensi yang bisa dimanfaatkan Indonesia, terutama provinsi Riau dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Amerika dan China.

    Menurut dia, setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh sebuah negara bisa menjadi sebuah kendala dan sebuah peluang. Untuk itu, dia mengatakan Indonesia harus dapat memilah antar keduanya.

     "Kita harus tau memilah mana peluang dan kendala. Tidak ada di dunia ini kendala saja, pasti ada peluang," ujarnya.

    Untuk itu, dia mengatakan seluruh masukan yang diterima dari Forkompinda Provinsi Riau akan dijadikan masukan bagi Lemhanas untuk selanjutnya dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.

    Sementara itu, Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim kepada Antara mengatakan bahwa dirinya menjabarkan kondisi Bumi Lancang Kuning tersebut kepada Lemhanas dengan harapan ada perbaikan di masa depan.

    "Saya sampaikan apa adanya. Potensi kita, juga tantangan kita. Salah satu tantangan yang kita soroti tentu saja narkoba. Ini perlu koordinasi seluruh pihak karena sudah sangat mengkhawatirkan," ujarnya.




     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang
  • Reskrim Sus
    Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar
  • Humaniora
    Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar
  • BinKam
    Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah
  • BinKam
    Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai
  • BinKam
    Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
  • Reskrim Um
    Seorang Pria Tua Ditemukan Kaku di Kursi Pelabuhan
  • Reskrim Um
    4 Tahanan Kabur PN Pelalawan Riau yang Masih Diburu Polisi, 3 Orang Sudah Ditangkap
  • Lantas
    Lakalantas Di Dumai, Satu Korban Meninggal Dunia
  • Reskrim
    Polsek Kampar Amankan Dua Pelaku Pencurian Besi Tower Sutet
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 22-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved