16:20 WIB - Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang 16:08 WIB - Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar 14:26 WIB - Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar 12:31 WIB - Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah 12:26 WIB - Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai 21:10 WIB - Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
 
Antisipasi Kecurangan Pada Pilgubri 2018, Satgas Money Politik di Riau Resmi Dikerahkan
BinKam | Minggu, 24-06-2018 - 19:13:42 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Antisipasi Kecurangan Pada Pilgubri 2018, Satgas Money Politik di Riau Resmi Dikerahkan
  •  

    Tribratanewsriau - Satuan Tugas (Satgas) Money Politik yang fokus memantau adanya potensi kecurangan berupa politik uang agar memilih salah satu pasangan calon (Paslon) yang ikut dalam Pilkada 2018 resmi dikerahkan, Minggu (24/6/2018) sore.

    Satgas Money Politik tersebut terdiri dari pihak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum, red), Polda Riau, Kejaksaan Tinggi hingga pengadilan. Tim gabungan ini dilepas setelah digelarnya apel di halaman Mapolda Riau, Minggu sore.

    "Ini lounching operasionalisasi dari Bawaslu dalam rangka penegakan hukum terpadu (Gakkumdu), terutama menyangkut pencegahan dan pengawasan adanya Money Politik," tutur Kapolda Riau Irjen Nandang usai pelepasan Satgas.

    Tugas Satgas tersebut diantaranya berpatroli ke tempat-tempat yang berpotensi terjadinya praktik politik uang. "Ini sebagai upaya pencegahan, dan tugas lainnya nanti berupa pemeriksaan, termasuk kendaraan yang dicurigai membawa barang atau sesuatu yang digunakan untuk memengaruhi masyarakat memilih Paslon," tegasnya.

    Irjen Nandang yang didampingi Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan melanjutkan, ini merupakan bentuk sinergitas dari berbagai stake holder untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Pilkada 2018 yang bersih dan aman dari berbagai potensi gangguan.

    Jenderal bintang dua ini pun menekankan, agar jangan sampai ada yang terlibat Money Politik, karena sanksi pidana bakal menanti. "Baik kepada sipemberi maupun yang menerima. "Ancaman hukumannya tiga tahun maksimal dan denda Rp200 juta," imbau Kapolda Riau.

    Satgas Money Politik ini akan bekerja penuh hingga hari pemilihan suara nanti, tepat pada 27 Juni 2018. "Ini berlaku untuk Riau, termasuk ke daerah-daerah, bahkan kalau perlu ke tingkat RT. Mereka akan bekerja sampai pagi hari pencoblosan," pungkas Nandang.



     
    Berita Lainnya :
  • Humaniora
    Setelah Diguyur Hujan, Kabut Asap Di Kota Rengat Mulai Berkurang
  • Reskrim Sus
    Dit Reskrimsus Polda Riau, Brimob Dan Polres Kampar Lakukan Patroli Bersama Cegah Pembalakan Liar
  • Humaniora
    Polda Riau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Pembagian Sembako Gratis di Kec. Tambang, Kab. Kampar
  • BinKam
    Polsek Siak Hulu Amankan Usaha Penimbunan Minyak Tanah
  • BinKam
    Polres Dumai Laksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama Personil Polres Dumai
  • BinKam
    Kapolda Riau Hadiri Safari Dakwah Riau Bersama DR. TGH. M.Zainul Majdi, Lc. Ma (TGB)
  • Reskrim Um
    Seorang Pria Tua Ditemukan Kaku di Kursi Pelabuhan
  • Reskrim Um
    4 Tahanan Kabur PN Pelalawan Riau yang Masih Diburu Polisi, 3 Orang Sudah Ditangkap
  • Lantas
    Lakalantas Di Dumai, Satu Korban Meninggal Dunia
  • Reskrim
    Polsek Kampar Amankan Dua Pelaku Pencurian Besi Tower Sutet
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Jum'at, 22-Maret-2019 | Jam Digital
    © 2015-2019 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved