12:28 WIB - Tiga Tersangka Perusakan Bendera Partai Di Pekanbaru Telah Ditahan 10:13 WIB - Kapolda Riau Hadiri Peresmian Mako Lanud Roesmin Nurjadin 09:37 WIB - Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara Beserta Rombongan di Prov. Riau 07:55 WIB - Kapolda Riau Pimpin Apel Pagi Di Halaman Mapolda Riau 07:40 WIB - Kapolda Riau Bersama Forkopimda Riau Menjemput Kedatangan Presiden Republik Indonesia 07:35 WIB - Kapolda Riau Hadiri Perayaan Natal Keluarga Besar Polda Riau Di Hotel Furaya Pekanbaru
 
Antisipasi Kecurangan Pada Pilgubri 2018, Satgas Money Politik di Riau Resmi Dikerahkan
BinKam | Minggu, 24-06-2018 - 19:13:42 WIB
Penulis: JR

TERKAIT:
 
  • Antisipasi Kecurangan Pada Pilgubri 2018, Satgas Money Politik di Riau Resmi Dikerahkan
  •  

    Tribratanewsriau - Satuan Tugas (Satgas) Money Politik yang fokus memantau adanya potensi kecurangan berupa politik uang agar memilih salah satu pasangan calon (Paslon) yang ikut dalam Pilkada 2018 resmi dikerahkan, Minggu (24/6/2018) sore.

    Satgas Money Politik tersebut terdiri dari pihak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum, red), Polda Riau, Kejaksaan Tinggi hingga pengadilan. Tim gabungan ini dilepas setelah digelarnya apel di halaman Mapolda Riau, Minggu sore.

    "Ini lounching operasionalisasi dari Bawaslu dalam rangka penegakan hukum terpadu (Gakkumdu), terutama menyangkut pencegahan dan pengawasan adanya Money Politik," tutur Kapolda Riau Irjen Nandang usai pelepasan Satgas.

    Tugas Satgas tersebut diantaranya berpatroli ke tempat-tempat yang berpotensi terjadinya praktik politik uang. "Ini sebagai upaya pencegahan, dan tugas lainnya nanti berupa pemeriksaan, termasuk kendaraan yang dicurigai membawa barang atau sesuatu yang digunakan untuk memengaruhi masyarakat memilih Paslon," tegasnya.

    Irjen Nandang yang didampingi Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan melanjutkan, ini merupakan bentuk sinergitas dari berbagai stake holder untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Pilkada 2018 yang bersih dan aman dari berbagai potensi gangguan.

    Jenderal bintang dua ini pun menekankan, agar jangan sampai ada yang terlibat Money Politik, karena sanksi pidana bakal menanti. "Baik kepada sipemberi maupun yang menerima. "Ancaman hukumannya tiga tahun maksimal dan denda Rp200 juta," imbau Kapolda Riau.

    Satgas Money Politik ini akan bekerja penuh hingga hari pemilihan suara nanti, tepat pada 27 Juni 2018. "Ini berlaku untuk Riau, termasuk ke daerah-daerah, bahkan kalau perlu ke tingkat RT. Mereka akan bekerja sampai pagi hari pencoblosan," pungkas Nandang.



     
    Berita Lainnya :
  • Reskrim Um
    Tiga Tersangka Perusakan Bendera Partai Di Pekanbaru Telah Ditahan
  • Humaniora
    Kapolda Riau Hadiri Peresmian Mako Lanud Roesmin Nurjadin
  • Humaniora
    Kapolda Riau Sambut Kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara Beserta Rombongan di Prov. Riau
  • Humaniora
    Kapolda Riau Pimpin Apel Pagi Di Halaman Mapolda Riau
  • Nasional
    Kapolda Riau Bersama Forkopimda Riau Menjemput Kedatangan Presiden Republik Indonesia
  • Humaniora
    Kapolda Riau Hadiri Perayaan Natal Keluarga Besar Polda Riau Di Hotel Furaya Pekanbaru
  • Reskrim
    Terseret Arus Saat Berenang, Warga Desa Koto Tibun Tenggelam di Sungai Kampar
  • Reskrim
    Jasad Korban Tenggelam Di Desa Empat Balai Kuok Akhirnya Ditemukan Tim Gabungan
  • BinKam
    Kapolda Riau Hadiri Acara Apel Gelar Pasukan VVIP Kunjungan RI 1
  • Giat Ops
    Kapolda Riau Buka Latihan Pra Operasi Muara Takus 2018
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Senin, 17-Desember-2018 | Jam Digital
    © 2015 TRIBRATA NEWS RIAU, All Rights Reserved
    replica handbags replica watches uk